Medan (UINSU)
Pusat Pengembangan Bahasa (Puspesa) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan menerima kunjungan organisasi Kompasjjt pada Selasa (6/10/2026) di Gedung Pusat Bahasa, Kampus II UINSU Medan. Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama dalam memperluas layanan pengembangan bahasa dan meningkatkan kemampuan berbahasa asing mahasiswa.
Kompasjjt merupakan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pelayanan bahasa bagi mahasiswa. Dalam kunjungan tersebut, Direktur Kompasjjt, Mr. David Scott, menyampaikan ketertarikannya untuk menjalin kolaborasi dengan Puspesa UINSU Medan, khususnya dalam menghadirkan program-program yang dapat mendukung peningkatan kompetensi bahasa mahasiswa.
David Scott menjelaskan bahwa selama ini Kompasjjt telah melaksanakan berbagai kegiatan yang membantu mahasiswa, terutama mahasiswa asal Aceh, dalam mengembangkan kemampuan bahasa Inggris. Pengalaman tersebut menjadi salah satu landasan bagi Kompasjjt untuk memperluas jangkauan pelayanannya melalui penjajakan kerja sama dengan UINSU Medan, yang juga memiliki mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk Aceh.
Salah satu program utama Kompasjjt adalah English Club, yakni kegiatan pembelajaran dan pengembangan kemampuan bahasa Inggris melalui interaksi serta aktivitas bersama. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan pendukung bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, membangun kepercayaan diri, dan memperluas kesempatan berkomunikasi dalam bahasa asing.
Kepala Puspesa UINSU Medan, Prof. Dr. Watni Marpaung, M.A., menyambut baik kunjungan dan rencana penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, kehadiran mitra yang memiliki perhatian terhadap pengembangan bahasa dapat memperkaya variasi program Puspesa sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih beragam.
Ia berharap kolaborasi yang direncanakan dapat berjalan selaras dengan program-program Puspesa yang telah ada, maupun menjadi tambahan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa. Dengan demikian, pengembangan kemampuan bahasa tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran formal, tetapi juga dapat diperkuat lewat kegiatan komunitas dan praktik komunikasi yang lebih interaktif.
Penjajakan kerja sama ini menjadi peluang bagi Puspesa UINSU Medan untuk terus mengembangkan layanan kebahasaan yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa. Penguatan kemampuan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, merupakan salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam menunjang studi, memperluas jejaring akademik, serta mempersiapkan diri menghadapi peluang di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui rencana kolaborasi dengan Kompasjjt, Puspesa UINSU Medan diharapkan dapat terus menghadirkan inovasi program kebahasaan yang inklusif, variatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa. Upaya ini sekaligus mendukung komitmen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi bahasa serta daya saing yang lebih luas. (Humas)
