Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan terus memperluas jejaring kolaborasi demi meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Langkah ini ditandai dengan kunjungan resmi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., dengan Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd., yang berlangsung hangat di ruang kerja Rektor UNIMED, Selasa (7/4).
Dalam kunjungan strategis ini, Rektor UINSU Medan membawa rombongan lengkap yang terdiri dari pimpinan kunci universitas. Hadir mendampingi beliau yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.A., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Prof. Dr. Muzakkir, M.A., Kepala Biro AAKK Dr. Tohar Bayoangin, M.Ag., Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Prof. Dr. Syukri Albani Nasution, M.A. Selain itu, turut hadir perwakilan Dekan FITK, serta tim Humas dan Kerja Sama UINSU Medan.
Pertemuan ini menjadi momen nostalgia bagi Prof. Nurhayati. Di hadapan Rektor UNIMED dan Sekretaris Senat UNIMED Prof. Dr. Martina Restuati, M.Hum., beliau mengungkapkan bahwa UNIMED bukanlah tempat asing baginya. Prof. Nurhayati menceritakan pengalamannya saat mengabdi sebagai dosen DPK di UNIMED selama lebih dari empat tahun pada masa kepemimpinan Prof. Syawal Gultom, sebelum akhirnya kembali berkarir di UINSU. Kedekatan emosional ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kerja sama yang lebih tulus dan produktif.


Rektor UINSU menyampaikan bahwa fokus utama kerja sama ini adalah penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi kolaborasi akademik, penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta pengabdian masyarakat. Beliau juga secara khusus menyoroti keinginan UINSU untuk belajar dari kesuksesan UNIMED dalam mengelola Fakultas Kedokteran. Prof. Nurhayati berharap UINSU dapat melakukan “ATM” (Amati, Tiru, Modifikasi) terhadap langkah-langkah strategis UNIMED, mengingat UINSU juga tengah dalam proses pengembangan prodi Kedokteran.
Selain bidang kesehatan, potensi kerja sama riset juga menjadi bahasan utama. Prof. Nurhayati menawarkan kolaborasi penelitian di mana pimpinan UNIMED dan UINSU dapat bergabung dalam satu tim riset. Dengan keunggulan UINSU di bidang perspektif agama dan UNIMED di bidang kependidikan serta sains, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi penelitian yang lebih komprehensif dan berdampak luas bagi masyarakat nasional maupun internasional.
Rektor UNIMED, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd., menyambut antusias kehadiran rombongan UINSU. Beliau menyatakan bahwa UNIMED sangat terbuka untuk berbagi sumber daya demi kemajuan bersama. Menurutnya, sinergi ini harus segera diimplementasikan dalam program nyata, seperti pertukaran mahasiswa selama satu semester yang saat ini menjadi bagian dari semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk segera menindaklanjuti MoU ke dalam perjanjian kerja sama yang lebih teknis di tingkat fakultas. Melalui kolaborasi ini, baik UINSU Medan maupun UNIMED optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Utara. (Humas)





