UINSU

Medan (UINSU)
Kepemimpinan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. Menag dinilai berhasil membangun dan mencontohkan budaya birokrasi yang profesional, humanis, sekaligus religius di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Apresiasi tersebut mencuat dalam momentum pelantikan serentak 16.138 PNS di lingkungan Kementerian Agama yang digelar secara hibrida, Kamis (21/5). Menurut Zudan, sosok Menteri Agama mampu menghadirkan pola kepemimpinan yang tidak hanya berfokus pada tata kelola administratif birokrasi, tetapi juga sukses menanamkan nilai integritas, keteladanan, dan pengabdian tulus kepada masyarakat.

“Kepemimpinan yang menghadirkan keteladanan adalah kunci penting dalam membangun ASN yang profesional dan dipercaya publik. Beliau (Menag) adalah role model dan teladan birokrat ASN Indonesia yang mampu menggabungkan profesionalisme kerja dengan nilai spiritual,” ujar Kepala BKN.

Lebih lanjut, Zudan mengingatkan agar seluruh ASN Kemenag menerapkan prinsip tata kerja “4K”, yakni Kecepatan layanan, Kemudahan layanan, Kemanfaatan kebijakan, dan Kebahagiaan masyarakat. Hal ini selaras dengan posisi strategis ASN Kemenag yang tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan pemerintahan, tetapi juga membawa tanggung jawab nilai moral dan sosial di tengah masyarakat.

Menjawab tantangan birokrasi saat ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar terus mendorong transformasi birokrasi yang adaptif, berwawasan teknologi (high tech dan high touch), serta inklusif. Dalam arahannya, Menag secara khusus menitipkan nilai “ISTIQAMAH” akronim dari Ikhlas, Sabar, Tawadhu’, Ihsan, Qanaah, Amanah, Mukmin, Akhlak, dan Hikmah kepada seluruh ASN.

“ASN Kementerian Agama harus hadir dengan semangat pengabdian dan menjadi contoh dalam integritas maupun pelayanan. Pegang teguh prinsip ber-AKHLAK dan jadilah representasi pelayanan publik yang santun, bersih, serta berdampak nyata bagi bangsa,” ungkap Menag Nasaruddin Umar di hadapan jajaran ASN Kemenag.

Semangat pembinaan ASN dan transformasi birokrasi ini turut menjadi perhatian utama serta inspirasi di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Keteladanan dari Menag dan arahan strategis Kepala BKN secara langsung tercermin dalam komitmen pelaksanaan tugas para dosen maupun tenaga kependidikan yang baru saja dilantik dan bergabung di lingkungan UINSU.

Rektor UINSU Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. menegaskan bahwa pesan Istiqamah dari Menteri Agama dan prinsip 4K dari Kepala BKN akan diimplementasikan sebagai ruh budaya kerja sivitas akademika kampus. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan budaya kerja disiplin waktu, peningkatan kualitas pelayanan akademik bagi mahasiswa, serta reformasi birokrasi kampus yang berkelanjutan.

Melalui momentum ini, UINSU Medan siap mencetak dan membina insan-insan ASN kampus yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga memiliki integritas tinggi dan senantiasa menjadi pelayan masyarakat yang membanggakan, sejalan dengan visi besar Kementerian Agama Republik Indonesia. (Humas)

Skip to content