Medan (UINSU)
Kehadiran Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan turut memberi warna dan penguatan spiritual dalam acara Halalbihalal dan Tepung Tawar Jamaah Calon Haji 2026 yang diselenggarakan oleh Fokkus Babinrohis (Forum Komunikasi dan Konsultasi Badan Pembina Rohani Islam) Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada Senin, 20 April 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Medan.
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap para calon jemaah haji. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi Islam ini menjadi simbol sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam membina serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini juga menghadirkan tausiah dari Prof. Muhammad Syukri Albani Nasution, Ustadz yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UINSU Medan yang memberikan pencerahan kepada para calon jemaah. Dalam tausiahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga niat yang lurus, meningkatkan kesabaran, serta memperkuat keikhlasan dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.



Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam arahannya menyampaikan bahwa pemerintah sepenuhnya mendukung keberangkatan para calon jemaah haji. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik, dalam kondisi sehat, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur.
Gubernur juga berpesan kepada para petugas haji untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah, khususnya kepada para lanjut usia. Kepedulian, kebersamaan, dan kesiapsiagaan petugas dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh jemaah.
Prosesi tepung tawar yang menjadi bagian penting dalam acara ini berlangsung penuh makna sebagai simbol doa dan harapan keselamatan. Tradisi ini memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas dalam mengiringi keberangkatan para jemaah menuju Tanah Suci.
Partisipasi aktif UINSU Medan dalam kegiatan ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung program keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Kehadiran Rektor beserta akademisi UINSU tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral, tetapi juga mempererat kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam membina umat menuju kehidupan yang lebih baik dan religius. (Humas)






