UINSU

Medan (UINSU)
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali melaksanakan kegiatan apel pagi rutin pada Senin, 25 Mei 2026. Kali ini menyoroti pelaksanaan apel yang dipusatkan di halaman Kampus IV UINSU, Tuntungan, Medan, yang diikuti oleh segenap pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan dilingkungan Kampus IV UINSU Medan dengan penuh khidmat. Pada kesempatan ini, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UINSU, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., bertindak langsung sebagai Pembina Apel dan menyampaikan berbagai pesan strategis di hadapan para peserta.

Dalam amanatnya yang bertepatan dengan momen religius 8 Zulhijah atau Hari Tarwiyah, Prof. Muzakkir mengajak seluruh keluarga besar UINSU untuk merefleksikan nilai-nilai spiritual menjelang puncak ibadah haji dan Iduladha. Beliau secara khusus menyoroti tiga catatan penting terkait pelaksanaan haji tahun 2026 ini. Catatan pertama adalah momentum bersejarah di mana ibadah haji tahun ini untuk pertama kalinya dikelola oleh kementerian yang baru dibentuk, yaitu Kementerian Haji dan Umrah. Beliau berharap transisi kelembagaan ini mampu memaksimalkan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah.

Lebih lanjut, Prof. Muzakkir memaparkan catatan kedua mengenai demografi jemaah haji Indonesia yang didominasi oleh kelompok lansia dan jemaah dengan risiko tinggi (resti) yang mencapai 83 persen. Kondisi ini selaras dengan tagline haji tahun 2026, yaitu “Ramah Lansia, Perempuan, dan Disabilitas”. Terakhir, beliau menyentuh aspek geopolitik global di tengah situasi perang teluk yang saat ini sedang berkecamuk. Di tengah dinamika tersebut, seluruh civitas akademika UINSU diajak untuk bersama-sama mendoakan keselamatan, perlindungan, dan kelancaran bagi seluruh jemaah haji, khususnya warga Sumatra Utara dan keluarga besar UINSU yang sedang menunaikan ibadah di tanah suci.

Selain memberikan pesan spiritual mengenai keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah, Pembina Apel juga memanfaatkan momentum bulan haram ini untuk memotivasi peningkatan kinerja di lingkungan kampus. Prof. Muzakkir menegaskan bahwa disiplin dan dedikasi dalam bekerja di bulan yang mulia ini akan bernilai pahala yang berlipat ganda di sisi Allah SWT. Beliau mengimbau seluruh pegawai untuk menjadikan UINSU sebagai “rumah bersama” yang harus terus dirawat dengan prestasi dan pelayanan yang unggul. (Humas)

Skip to content