Padang Lawas (UINSU)
Rangkaian kolaborasi strategis antara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) telah terwujud melalui serangkaian kegiatan penting pada hari Rabu (28/10/2026). Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), kuliah umum, hingga partisipasi aktif pimpinan UINSU dalam acara puncak Hari Santri Nasional (HSN) tingkat kabupaten, yang menegaskan komitmen kuat dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak nyata bagi daerah.
Pada pagi harinya, komitmen Pemkab Palas dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dibuktikan dengan penandatanganan MoU dengan UIN Sumatera Utara. Bertempat di ruang kerja Bupati Padang Lawas, MoU terkait kerja sama Program Beasiswa bagi putra-putri daerah ini ditandatangani langsung oleh Bupati Palas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E., dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UINSU, Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag. Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., Sekda Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP., serta para pimpinan OPD.



Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E. dalam sambutannya menyebut penandatanganan ini sebagai langkah bersejarah. “Kami ingin tidak ada lagi anak-anak Padang Lawas yang putus kuliah karena faktor biaya,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa beasiswa ini difokuskan bagi putra-putri berprestasi dari keluarga kurang mampu, untuk mencetak generasi cerdas, berakhlak, dan berdaya saing yang kelak akan mengabdi bagi Palas. Beliau juga menambahkan, “UIN SU adalah kampus Islam Negeri terbaik di Sumatera Utara. Kami akan fasilitasi beasiswa penuh bagi putra-putri Palas yang ingin kuliah di UIN SU dengan syarat harus kembali dan mengabdi untuk daerah.”
Prof. Muzakkir menyambut baik inisiatif ini, menyebutnya sebagai bentuk investasi jangka panjang yang luar biasa. “UIN SU siap menjadi mitra strategis Pemkab Padang Lawas dalam menyiapkan SDM unggul,” tegasnya. Lebih lanjut, Prof. Muzakkir menjelaskan bahwa UINSU akan memberikan kuota khusus dan kemudahan akses melalui jalur beasiswa prestasi, tahfidz, maupun afirmasi daerah, dengan harapan puluhan putra-putri Palas dapat menikmati beasiswa ini pada tahun akademik 2027 mendatang. Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan plakat dan foto bersama. Dalam sambutannya, Prof. Muzakkir juga menyinggung usia UINSU yang akan menginjak 53 tahun pada bulan depan, dan bahwa kampus yang dulunya bernama IAIN ini terus bertransformasi menuju World Class University dengan lebih dari 32.000 mahasiswa. Ia juga mendorong lulusan pascasarjana dan aparatur Pemkab Palas untuk melanjutkan studi magister (S2) maupun doktoral (S3) di UINSU.
Sebagai salah satu wujud nyata realisasi MoU sebelumnya antara UINSU Medan dengan Institut Agama Islam (IAI) Padang Lawas, pada sore harinya, Prof. Muzakkir memberikan kuliah umum di kampus tersebut. Kehadiran beliau menjadi manifestasi komitmen UINSU dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengajaran dan pendidikan, untuk mendukung peningkatan kapasitas akademik di IAI Padang Lawas.


Puncak rangkaian kegiatan berlanjut pada malam harinya dengan Penutupan HSN Kabupaten Padang Lawas 2026 yang digelar di Lapangan depan Polsek Barumun. Ribuan santri, ulama, dan masyarakat memadati lokasi sejak pukul 20.00 WIB. Acara khidmat ini dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, para pimpinan OPD, Ketua TP PKK dan jajarannya, pimpinan pondok pesantren, dan alim ulama.
Mengusung tema nasional “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas” dan tagline daerah “Tano Adat di Gomgom Ibadat, Luruskan Niat Teruslah Bermanfaat”, bupati menyampaikan apresiasi atas antusiasme luar biasa dari ribuan santri yang hadir. Meski sempat diguyur hujan dan diterpa angin kencang, semangat santri tidak surut, membuktikan soliditas dan kesiapan mereka sebagai pilar pembangunan. “Santri bukan hanya yang mengaji di pesantren, tapi santri adalah kita semua yang memiliki niat lurus untuk bermanfaat,” ujar Bupati.
Sebagai realisasi lanjutan dari MoU antara UINSU dan Pemkab Palas, Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag. turut hadir dan menjadi narasumber dalam Penutupan HSN ini. Dalam penyampaian materinya, beliau menegaskan bahwa santri adalah aset terbesar bangsa menuju Indonesia Emas 2045 dan penjaga moral bangsa, mengingat sejarah mencatat lahirnya resolusi jihad dari kalangan santri.
Prof. Muzakkir menyampaikan empat pesan penting bagi para santri. Pertama, menjadi Ulil Abshor atau pribadi yang memiliki kecerdasan hati dan spiritualitas. Kedua, menjadi Ulin Nuha, yakni generasi dengan kecerdasan intelektual yang mampu menguasai teknologi sesuai perkembangan zaman. Ketiga, menjadi Ulil Albab yang merepresentasikan kecerdasan terintegrasi antara hati, akal, dan fisik; sosok santri bertakwa yang siap menjadi pemimpin masa depan. Keempat, mengobarkan semangat jihad untuk terus menuntut ilmu serta menjauhi segala ‘virus kehidupan’ yang merusak, seperti narkoba, judi online, dan minuman keras.
Lebih lanjut, beliau juga mengajak seluruh santri untuk memegang teguh prinsip “Tano Adat di Gomgom Ibadat,” yakni merawat tradisi dan adat istiadat yang baik dengan berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.
Acara penutupan yang menjadi bukti nyata sinergi UINSU dan Pemkab Palas ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan Kabupaten Padang Lawas serta Bangsa Indonesia, diikuti dengan sesi foto bersama Bupati dan ribuan santri, menandai suksesnya penyelenggaraan HSN 2026 di Kabupaten Padang Lawas. Rangkaian acara penutupan HSN diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto antara Bupati bersama ribuan santri yang hadir. (Humas)












