UINSU

Makassar (UINSU)
Konsorsium Pusat Bahasa (KPB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) menyelenggarakan rapat kerja dan workshop penguatan program serta kerja sama luar negeri yang berlangsung di UIN Alauddin Makassar pada 15–17 April 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Ruchman Basori, M.Ag.

Dalam sambutannya, Ruchman Basori menegaskan bahwa KPB memiliki posisi strategis dalam mengembangkan dan memperkuat kompetensi kebahasaan di lingkungan PTKI, terutama dalam menjawab kebutuhan dunia kerja serta dinamika global. Ia juga menyoroti pentingnya peran KPB dalam proses seleksi mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi ke kawasan Timur Tengah, seperti Mesir dan Maroko, yang menuntut kualitas seleksi yang unggul dan terstandar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ke depan KPB harus mampu memperluas jejaring kerja sama internasional, baik dengan institusi di kawasan Timur Tengah maupun Barat, guna meningkatkan daya saing lulusan PTKI di tingkat global.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Pusat Bahasa UIN Alauddin Makassar, Prof. Azizah, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya sebagai tuan rumah kegiatan. Sementara itu, Ketua Konsorsium Pusat Bahasa (KPB), Prof. Budiman, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar rapat kerja ini mampu melahirkan gagasan strategis, khususnya dalam penguatan kerja sama internasional di bidang kebahasaan serta peningkatan kualitas dan percepatan program seleksi Timur Tengah.

Kepala Pusat Bahasa UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Watni Marpaung, M.A., menegaskan bahwa raker KPB tahun ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah baru program konsorsium. Ia menyampaikan bahwa pemberian mandat yang lebih luas kepada pusat bahasa penyelenggara seleksi luar negeri merupakan sebuah keniscayaan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan hasil seleksi.

Lebih lanjut, Prof. Watni Marpaung menyampaikan bahwa Pusat Bahasa UIN Sumatera Utara tetap mendapatkan kepercayaan sebagai penyelenggara seleksi Timur Tengah, khususnya untuk tujuan Mesir dan Maroko. Kepercayaan ini menjadi bagian dari keberlanjutan kesuksesan program-program sebelumnya sekaligus bentuk pengakuan atas kapasitas dan profesionalisme yang telah dibangun.

Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, raker dan workshop KPB PTKI merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran pusat bahasa sebagai garda terdepan dalam peningkatan kualitas akademik dan daya saing internasional mahasiswa PTKI.

“UIN Sumatera Utara menyambut baik dan mendukung penuh upaya konsorsium dalam memperkuat sistem seleksi serta memperluas jejaring kerja sama internasional. Kepercayaan yang diberikan kepada Pusat Bahasa UIN Sumatera Utara merupakan amanah yang harus dijaga dengan profesionalisme, integritas, dan komitmen untuk menghasilkan lulusan terbaik,” ujar Prof. Nurhayati.

Ia juga berharap agar hasil raker ini dapat diimplementasikan secara konkret dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang kebahasaan dan akademik. (Humas)

Skip to content